Angin dingin masih membawa gemuruh suara keributan dari bar yang mereka tinggalkan tadi ketika Dee menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi mobil. Bau asap dan alkohol masih menempel di jaketnya, tapi yang lebih kuat adalah adrenalin yang belum sepenuhnya mereda. Rovere, di sampingnya, sedang fokus menyetir. "Apa yang paling kau inginkan dalam hidup ini?” tanya Rovere. “Uang.” Jawaban yang singkat, padat, dan jelas. Rovere tertawa pelan. “Kau?” tanya Dee dan melihat ke arah Rovere. “Kebebasan.” Dee tersenyum. “Jadi … kau ingin hidup bebas? Hmm … seperti apa contohnya? Tak ingin menikah?” Rovere mengangkat bahu, senyum kecil muncul di sudut bibirnya. "Aku tetap ingin menikah, tapi nanti setelah aku sudah menikmati semua hal yang seru bagiku.” “Aku tak ingin menikah. Hal yang sia