“Chel, aku mau nanya dong. Gimana kesan kamu setelah kita nikah? Apa yang paling kamu suka dari aku?” “Mmm kamu cantik, feminim. Aku paling suka paha sama kaki kamu. Mulus, seksi.” “Maksudku sifat aku Chel ... setelah kita nikah, kamu paling suka sikap atau sifat aku yang kayak gimana?” “Ohh. Kamu tuh agresif, suka minta jatah duluan. Aku suka kamu yang brutal gak sabaran gitu tiap kali kita mau gituan, hehe ...” Apa yang bisa diharapkan dari suami macam Marchell? Allana masih ingat percakapan mereka dulu di suatu siang. Kepala lelaki itu sungguh dangkal. Padahal banyak jawaban lain yang jauh lebih bermutu daripada sekadar urusan seputar ranjang. Memangnya pernikahan isinya hanya seputar jatah biologis? Allana bersyukur, sekarang lelaki itu sudah menjadi mantan suami. Kenangan barusan

