Sebenarnya siapa yang mau berkencan? Marchell hanya iseng saja. la ingin tahu, apa Allana masih mencemaskannya? Iadi ia sengaja berdandan lebih rapi dari biasanya demi melihat reaksi Allana. Dan reaksi mantan istrinya itu, tentu saja sesuai harapan. Allana masih mencintainya. Marchell hanya perlu merasa yakin soal itu. Allana masih takut kehilangan dirinya, meski ia kerap merasa tidak berharga di hadapan perempuan itu. Sebenarnya, jauh di lubuk hati yang paling dalam Marchell menyimpan ketakutannya sendiri. Bagaimana jika Allana bertemu dengan pria lain yang lebih baik darinya? Bagaimana jika ada pria yang jauh lebih mapan, dan sanggup menghidupi keluarga kecilnya? Tentu saja, salah satu motif Allana menceraikannya adalah untuk membuka lembaran kehidupan yang lebih baik. Pria itu pasti

