“Queen, aku pastikan, Alex akan menjadi milikku nanti. Meskipun, dia bertunangan denganmu. Untuk saat ini, kamu boleh bahagia, tapi setelah ini, kamu akan menangis darah saat tahu Alex menjadi milikku.” Hawa memutar otaknya. Dia harus mencari cara yang cepat agar Alex bisa menjadi miliknya. Dia tak peduli lagi dengan Richard, amu dia kembali pada Queen atau tidak itu tidak penting. Waktu dia hanya satu bulan untuk mendapatkan Alex. Tiba-tiba terlintas ide di kepalanya. Dia yakin, pasti akan berhasil. Hawa pun memesan obat dari sang kakak. Karena dia tidak tahu, darimana mendapatkan obat seperti itu disini. “Buat apa obat itu Hawa? Jangan macam-macam, kalau Papa marah, bukan hanya kamu yang kena hukum, kakak dan mama pun akan terkena imbasnya.” Adam menasehati sang adik. “Tidak akan ke

