Hari ini di sekolah, Althea berpapasan dengan Dewi. Perempuan itu menganggukkan kepala, dan menyapa dengan suara lemah. “Selamat pagi.” “Pagi, Bu.” Althea melihat lingkaran hitam di bawah mata dan penampilan Dcwi yang acak-acakan dengan rambut yang tidak tersisir rapi. Jauh dari penampilan yang biasanya. Namun, ia tidak mengatakan apa pun, sampai Renata datang dan bergabung bersama mereka. “Bu Dewi kurang tidur?” tanya Renata. Dewi mengangguk. “Aku bingung dan mikir semalaman. Harus bagaimana menghadapi suamiku.” Althea melihat tempat mereka berdiri, di lorong dengan banyak orang mondar-mandir. Bisa jadi akan ada yang mencuri dengar pembicaraan mereka. “Kita ke taman, jangan ngobrol di sini.” Mereka duduk di bangku taman yang teduh, terbebas dari pancaran sinar matahari yang menyen

