BAB 21

1604 Kata

Sebenarnya, Althea belum merasa begitu tua sampai dipanggil nyonya. Namun, ia bosan mengoreksi panggilan itu. Bukan apa-apa, sudah beberapa kali ia menegur Arin untuk memanggil nama, tapi selalu ditolak. Mereka makan bersama, Althea bergantian bertanya pada Adelia dan Adelio tentang hari ini. Adelio bercerita, kelasnya akan mengadakan tamasya dan menunggu dengan gembira untuk ikut. Adelia bertanya tentang sesuatu yang membuat Althea kaget. “Kenapa cowok-cowok suka cewek yang centil dan sok kecakepan?” Althea mengernyit. “Cowok siapa?” “Kakak-kakak di Blok SD.” “Trus, cewek centil itu yang bagaimana?” Adelia mendengkus, meletakkan sendok dan menatap Althea dengan bola matanya yang besar. “Kayak, suka banget ngibasin rambut. Sama, suka ketawa-ketawa genit.” “Ehm, kamu lihat kakak-kaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN