BAB 34

1466 Kata

“Gilaa, kamu jadi terkenal!” “Semua memuji aksi ibu-ibu yang pemberani.” “Keren, Althea!” Althea menerima berbagai pujian dari teman-temannya saat datang ke klinik keesokan hari. Semua imbas dari videonya yang viral di media sosial. Ia sedikit malu-malu menerima sanjungan itu, karena merasa apa yang dilakukannya tidak seberapa. Meski begitu, tidak semua orang menyanjungnya. Tadi malam, Martha mengamuk dan menuduhnya sebagai perempuan yang tidak bisa menjaga anak. “Sudah tahu lagi sama bocah, bukannya jaga bocah malah ngejar pencopet. Kalau terjadi apa-apa sama Adelio, bagaimana?” Althea tidak berpikir sampai ke sana. Yang ada di hatinya saat itu hanya satu, tidak suka kalau Adelio diancam. Lagi pula, meskipun ia menghajar penjahat, Adelio tetap ada di sampingnva. Argumennya yang kedua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN