Althea tidak dapat tidur, meskipun bukan dirinya yang punya masalah. Evander berkali-kali membujuknya untuk rileks dan istirahat, tapi Althea sama sekali tidak bisa melakukannya. Kekuatiran pada masalah Renata membuatnya terus terjaga. “Sayang, mereka pasti baik-baik saja, kan?” Itu adalah pertanyaan ke sepuluh yang diajukan Althea malam ini. Evander mengangguk sekali lagi, merasa bosan sekaligus lucu melihat sikap istrinya. “Iyaa, mereka pasti baik-baik saja.” “Tapi, kalau nggak baik gimana?” “Kalau nggak baik, Renata sudah pasti meneleponmu.” Evander menjawab hal yang sama kesepuluh kalinya. Melihat istrinya tidak bisa tidur, ia pun ikut terjaga. Althea menatap langit-langit kamar, merasakan tangan Evander mengusap perutnya yang membulat. Rasa nyaman membuatnya tersenyum. “Sayang,
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


