Kedua tangan Beryl diikat pada sebuah tiang besi. Membuatnya terlihat begitu mengenaskan. Ini sudah hari keempat. Dirinya dalam keadaan tak berdaya begini. Tak dibayangkan betapa khawatirnya orang-orang disekitar mengingat Beryl pergi tanpa pamit. Tapi ada hal yang lebih menyakitkan daripada bertubi-tubi siksaan fisik yang sengaja diberikan Nando. Dimana Isabella harus berakting, memadu kasih dengan Nando dihadapan Beryl. Rasanya hatinya terbakar cemburu. Tak bisa menyembunyikan luka di hatinya yang kian menganga. Bagaimana bisa Isabella bertingkah tak punya stok rasa malu hanya karena untuk meringankan rasa sakitnya. Menurut Beryl Isabella tak perlu melakukan hal begitu rendah. Beryl memalingkan muka. Tak kuasa lagi harus menatap Isabella b******u mesra dengan Nando. Kenapa tak ada sto

