Amanda melangkah masuk ke dalam kantor dengan menggandeng kedua anaknya. Aktifnya Gavin saat ini, membuat Amanda sedikit kewalahan dalam merawat bocah itu. Apalagi saat ini kandungannya sudah menginjak delapan bulan, jadi ia harus extra sabar dan banyak- banyak istighfar dalam menghadapinya. Seperti saat ini, bocah itu sedang berusaha melepas genggaman sang Mama agar bisa berlarian ke mana- mana. “Aaaa... yepas,” rengek Gavin. “Eh, tuh lihat tuh. Ada Papa. Mau, dimarahin Papa?” ujar Amanda, seraya menunjuk Jeffrey yang sedang berbincang- bincang dengan Adi di samping lift. Bukannya takut, bocah itu malah menggigit tangan Amanda dengan keras. Membuat Amanda langsung meringis dan refleks melepaskan genggamannya. Kemudian bocah itu langsung berlari menghampiri sang Papa, membuat Ama