KK | #16 [+]

1073 Kata

"Ahhh..emnhh..Kek-hhh..jangan dimainin kaya gituhh.." rintih Rana saat lidah sang kakek tak berhenti bermain di pusat tubuhnya. Tubuh Rana bergerak ke sana kemari, sembari tangannya sibuk menjambak surai putih Kakek Wisnu. Lidah hangat pria tua itu tengah bermain-main di lembah surgawinya. Menusuk-nusuk bagian kecil sebesar biji kacang yang membuatnya kegelian, namun juga nikmat dalam waktu yang bersamaan. Benda tak bertulang itu tampak lihai bergerak memberikan rangsangan pada Rana. Membuat gadis itu menggelinjang dengan mata terpejam erat karena sensasi geli nikmat yang dia rasakan. Rana tak berhenti mendesah sejak Kakek Wisnu bermain-main di bawah sana. "Ahh..Kek-hh..ouchh...emnhh..ge-lihhh..." Bibir boleh mengatakan geli, tapi sungguh Rana tidak bisa menggambarkan dengan jelas rasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN