Chapter 44 Pria dengan potongan rambut sangat pendek itu tersenyum. “Hai, mantan. Long time no see.” Sky berusaha menutup pintu tapi gagal. Pria bernama Yoga itu lebih dulu mendorong pintu cukup kuat membuat Sky agak terdorong ke belakang. “Apa yang kau lakukan?!” Sky menatap Yoga marah. Yoga tersenyum, sama sekali tak merasa bersalah. “Apa begini sikapmu pada mantanmu? Jangan begitu, Sky. Bagaimanapun kita pernah berbagi bahagia bersama..” “Pergi!” “Shut the f**k off!” Bukannya takut Yoga justru tertawa. “Wow, Sky, kau menjadi lebih berani. Aku suka,” ucap pria itu. Ia melangkah mendekat dan Sky melangkah mundur. “Lebih menantang.” Sky menatap Yoga dengan penuh kebencian. “Pergi aku bilang! Atau—” “Atau apa?” tantang Yoga. “Tidak ada siapa-siapa di sini. Kau mau berte

