Chapter 40 Tidur nyenyak Osean terusik ketika mendengar suara orang tengah berbicara. Pria itu mengedarkan pandangan dengan mata menyipit. Osean tengah menyisir ruangan, mencari dari mana sumber suara itu berasal. Ia bangkit, mengusap mata pelan. “Sky..” “Ya..” suara itu menyahut. Osean kembali berbaring. “Good morning Daddy. Kenapa Daddy tidak pakai baju? Nanti Daddy sakit.” si kembar menghambur ke atas kasur, ke arah Osean. Sky melangkah mendekati kasur sambil tersenyum. Osean yang mendapat serangan secara tiba-tiba ketika kesadarannya baru terkumpul langsung membesarkan bola mata. Savy dan Ravi ada di dalam kamarnya. Kedua bocah itu terlihat sudah rapi dan tampan. “Good morning Sayang..” balas Osean. Pria itu tersenyum kemudian memberikan jawaban dramatis yang entah dimenge

