Chapter 47 Pandangan Osean terpaku pada dinding kamar. Entah apa yang ada di dalam kepalanya saat ini. Osean tersentak ketika Sky bergerak. Wanita itu memutar badannya menghadap Osean. Baik Sky maupun Osean sama-sama tak mengenakan apapun di dalam selimut. Kegilaan Sky di bawah pengaruh obat perangsang cukup membuat Osean kelelahan. Kurang lebih tiga puluh menit Osean mencoba membuat Sky sadar tapi tetap saja pada akhirnya keduanya berakhir dengan bergulat di ranjang. Tidak ada cara lain atau Sky akan demam karena Osean terus mengguyurnya di bawah shower yang menyala. Tubuh Osean bereaksi ketika tangan Sky menyusup ke pinggangnya, memeluk. “Oseann,” panggil Sky sangat pelan dengan kedua mata masih tertutup. “Dingin,” cicit Sky lagi. “Tolong peluk aku..” Osean hembuskan napas pelan

