Chapter 53 “Christian Sané, adikmu Osean.” Rasanya seperti ada petir menyambar di atas kepala Osean. 17 tahun ia hidup, kini tiba-tiba ia memiliki seorang adik. Osean tak ingin percaya, tapi wajah anak laki-laki yang ada di depannya itu persis seperti wajahnya. Mereka berdua mirip seperti Tuan Sané. Bagaimana bisa? “Apa yang Daddy katakan? Aku tidak punya adik.” “Osean—” “Mam, aku rasa Daddy melantur.” Victoria menatap iba pada sang putra. Di satu sisi Christian yang baru pertama kali menginjakkan kaki di rumah itu jelas merasa terluka atas sikap Osean. Selama ini ia selalu diberitahu tentang Osean dan ia merasa sangat bersemangat untuk segera bertemu dengan kakaknya itu. Tapi siapa sangka respon Osean tidak sesuai dengan apa yang ia bayangkan. Osean bersikap sangat dingin bahk

