# Saat Lingga tersadar, dilihatnya Ethan yang tengah menatapnya sambil menopang dagu. “Kenapa kau lagi?” tanya Lingga dengan nada lemah. Ada sorot kesal di matanya. “Untuk memastikan kau mau di rawat inap. Karena asistenmu yang langsung gemetar melihat kondisimu, sudah jelas tidak akan bisa meyakinkanmu untuk di rawat inap padahal kondisimu ternyata sangat lemah karena kau ” ucap Ethan. Lingga melirik jam dinding di kamarnya. “Pergilah, putramu pasti akan mencarimu kalau kau terlalu lama jauh darinya,” desak Lingga. Dia terlihat malas mendapati kehadiran Ethan di kamarnya. Ethan menarik napas panjang. “Cobalah untuk dirawat inap selama dua hari. Kalau misal kau merasa sudah benar-benar sehat, kau bisa keluar dari Rumah Sakit sesegera mungkin dan melanjutkan perawatan di rumah. Angg