“Boleh mas membuka mukenah kamu?” ujar Zeo meminta izin “Silahkan, mas!” Zeo tersenyum. Perlahan tangan Zeo terulur membuka mukenah yang dikenakan istrinya. Namun tiba-tiba… Tok.. tok.. tok “Zeo, kamu sudah tidur?” “Aakkhh..” pekik Zeo tertahan Tiba-tiba Umi Arini mengetuk pintu kamar mereka membuat Zeo gagal melakukannya. Ingin rasanya Zeo berteriak karena kesal. Baru saja ia akan membuka mukenah istrinya. “Astagfirullah.” lirih Zeo dengan tatapan lesuh "Zeo, apa kamu sudah tidur, nak?" panggil Umi Arini sekali lagi "Iy... hmptt." tiba-tiba Zeo menutup mulut Zoya ketika istrinya ingin membuka suara. "Sstt.. jangan katakan apapun, sayang. Mas mau Umi mikirnya kita sudah tidur. "Kenapa gitu, mas? Sama saja mas berbohong tau." "Ck," Zeo kesal karena Umi Arini mengganggu

