Tubuh Zeo mematung di tempat. Apa ia tidak salah dengar? Rasanya seperti mimpi. Perempuan yang selalu menggodanya justru sekarang meminta untuk bercerai. Meskipun Zeo tidak mencintai istrinya namun rasa sesak menyelimuti hatinya ketika kata cerai terucap dari mulut Zoya. “Zoya, kamu belum mendengarkan penjelasan dari saya!” ujar Zeo “Penjelasan apa lagi, mas?” Zoya tersenyum smrik. “Tidak perlu penjelasan sekalipun semuanya sudah jelas.” “Ooh.. Zoya baru teringat kenapa Bella tiba-tiba datang kesini dengan membawa makanan. Jadi kalian sebelumnya sudah punya hubungan, iya!?” “Astagfirullah. Enggak, Zoya.” jawab Zeo dengan cepat Zeo memegang lengan Zoya sembari menatapnya lekat. Ia harus bisa meyakinkan istrinya jika apa yang dilihat tidak benar. Mata keduanya berkaca-kaca menaha

