“Oee.. oee..” Zahira tiba-tiba menangis membuat Zoya terbangun “Enghh..” lenguh Zoya “Oee.. oee..” “Zahira!” Zoya langsung bangun ketika mendengar suara tangisan putrinya. Ia langsung menggendong sang buah hati tercinta untuk memberikan Asi. “Putri Bunda haus ya, sayang!” “Maaf, Bunda ketiduran, nak.” Zoya menimang kecil Zahira agar putrinya kembali terlelap. “Sayang!” panggil Zeo dengan suara berat khas orang bangun tidur. Zoya berbalik badan, dan ternyata suaminya ikut terbangun. “Kenapa ikut bangun, mas? Zahira haus.” “Tidur di sini!” ujar Zeo sembari menepuk space di sampingnya Zeo merasa ada yang kurang jika tidak ada Zoya di sampingnya. Zoya menurut tanpa banyak bicara. Ia membaringkan tubuh putrinya di ujung tembok agar merasa aman dan tenang. Zoya tidur di tengah-

