Keesokan harinya “Allahuakbar..” “Allahuakbar..” Suara Adzan Subuh membangunkan Zoya. “Enghh..” lenguhnya sembari menggeliat Mata Zoya menyipit karena terkena cahaya lampu. Ia menoleh ke samping dan ternyata suaminya masih terlelap. Aktivitas tadi malam membuat mereka kesiangan, bahkan Zoya maupun Zeo tidak mendengar suara alarm. “Zztt..” suara dengkuran halus dari Zeo menandakan laki-laki itu begitu nyenyak dalam tidurnya. “Mas, bangun!” ujar Zoya sembari mengelus pipi suaminya dengan lembut “Zztt..” “Mas, ayo bangun! Udah Adzan subuh.” “Hmm..” gumamnya “Mas…” Hap “Eh,” Zeo menarik Zoya ke pelukannya karena berisik. Zoya mendorong d**a bidang suaminya meminta untuk dilepaskan. Ia memberontak dari pelukan suaminya. Adzan subuh sudah berkumandang tapi mereka belum m

