Chapter 130

1630 Kata

Seperti biasanya, Edgar berusaha mencari kesempatan untuk bertemu dengan Hazel. Rencana awalnya kan memang seperti itu, ia tidak jadi menyerah dan akan berjuang sekuat tenaga mendapatkan Hazel. Setelah meeting dengan kliennya, Edgar menyuruh Edmund menuju toko donat Hazel. Sudah lama ia tidak memakan makanan manis itu. Edgar juga merasa ia butuh mengkonsumsi makanan manis sekarang. “Anda mau rasa apa saja, Tuan? Biar saya yang turun,” kata Edmund menawarkan diri kala mobil sudah berhenti di tempat tujuan. “Tidak perlu. Aku akan memesannya sendiri, kau tunggu di sini,” pungkas Edgar tegas. Tanpa mendengar balasan dari Edmund, pria itu langsung membuka pintu dan langsung masuk ke dalam toko. Kerincing yang tergantung di pintu masuk berbunyi, menandakan seorang pelanggan baru saja masuk.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN