Setelah terpaku cukup lama, akhirnya Hazel membalas uluran tangan pria asing dihadapannya. Pria itu melepaskan tangannya dan sedikit merundukkan badannya menatap Luke. "Halo," sapanya pada Luke dengan senyuman yang sangat ramah. Luke mundur selangkah, lalu memeluk pinggang sang Mommy. Ia sedikit tidak nyaman dengan pria dewasa di depannya. Namun Andrew mengartikan tingkah Luke beda, ia berpikir Cucunya itu sedikit takut bertemu dengan orang baru. "Haha, maklumkan saja ya Albert. Luke memang suka begitu pada orang yang baru ditemuinya," ucap Andrew sambil tertawa. Pria bernama Albert itu menegakkan tubuhnya kembali dan tersenyum. "Tidak masalah, Tuan Andrew. Saya memakluminya, mungkin sebentar lagi kami bisa dekat. Saya akan berusaha." Hazel mengernyit dahinya mendengar penuturan Albe

