Sesuai dengan jadwal, hari ini Hazel akan dioperasi. Edgar mengantar Hazel hingga depan ruang Operasi bersama Luke yang masih terkantuk-kantuk di dalam gendongannya. "Dadah, Mommy," gumam Luka sambil melambaikan tangannya sebelum pintu ditutup. Hazel tersenyum dan melakukan kiss bye dari jauh untuk putranya. Pintu operasi pun tertutup. Edgar melirik Luke yang sudah kembali memeluk lehernya dan meletakkan kepalanya di bahunya. "Luke masih mau tidur?" Luke mengangguk samar. "Ngantuk, Paman." Edgar menghela napas. Tentu saja Luke sekarang sangat mengantuk, karena tadi malam ia tidak tidur usai terbangun maghrib. Tenaganya seolah sudah terisi full karena tidur siangnya yang lama, dan pagi ini energi bocah itu sudah harus diisi kembali. "Sebenarnya Luke tidak boleh berlama-lama di rumah

