Vivian menarik dan mengembuskan napas sampai ia lakukan beberapa kali, untuk menyiapkan hati dan selanjutnya, ia pun baru maju serta keluar dari dalam apartemennya, lalu menoleh ke samping dan melihat pria kecil itu di sana. Dia, berada beberapa langkah , dari tempatnya berdiri sekarang ini dan tengah menatap ke arahnya, dengan bola mata besarnya itu. "Kayden?" panggil Vivian sembari dengan tersenyum dan juga menghela napas. Ini bukan mimpi kan?? Itu... Adalah anaknya. Bayi kecilnya, yang sudah semakin besar sekarang. Thomas mendekati Kayden dan berjongkok di sebelahnya. Ia menoleh kepada Vivian dan sembari berucap kepada putranya ini. "Itu Mommy, Kay. Itu Mommy kamu. Sana, pergi ke Mommy," bisik Thomas di dekat indra pendengaran Kayden. Akan tetapi , pria kecil itu , yang masih mer