Vivian melongo. Rasa-rasanya, bukan ini yang ia katakan, kepada atasannya kemarin. Kenapa skenarionya jadi berubah, dengan sangat mendadak begini??? "Wahh benarkah itu Tuan Addison???" ucap Tuan Smith, yang merupakan rekan bisnisnya sejak lama dan hadir di sana, khusus untuk menemani Thomas. "Tentu saja. Baru semalam, saya melamarnya dan memberikan cincin pertunangan ini untuknya," ucap Oscar yang melihat sekilas ke arah cincin pada tangan yang sedang digenggamnya, lalu mendongakkan kepala, untuk menatap wajah Vivian , yang nampak shock sekali ini. Vivian menelan salivanya sendiri. Berarti, inilah maksud dari pembelian cincin ini semalam dan semua itu, untuk melakukan skenario, yang sesuai dengan keinginannya sendiri. Ah benar-benar. Atasannya ini, sungguh sangat diluar nalar sekali ke