Pak Tama sudah dirawat cukup lama di rumah sakit namun, sekarang laki-laki itu sudah diperbolehkan untuk pulang kerumahnya. Pak Tama merasa lega dirinya pulang dari rumah sakit karena ia merasa tidak nyaman selalu merepotkan orang-orang yang selalu mengunjungi dirinya. Apa lagi sampai tidur berdesakan di dalam 1 ruangan dengannya, membuat ia semakin merasa cukup kasihan kepada orang-orang yang telah menjaga dirinya setiap malam, belum lagi harus pergi bekerja pasti akan sangat melelahkan. "Apa kau akan baik-baik saja?" tanya Raya yang masih belum yakin jika pak Tama pulang kerumah sakit karena melihat luka laki-laki itu seperti benar-benar sangat sakit. Bahkan dirinya merasa sering bergidik ngeri ketika melihat dokter mengurus luka itu. "Hem, kamu tenanglah saja. Ini sudah tidak lagi sak