Melihat Anggara memeluk mesra Andini, tanpa sadar Ayu Kinanti meremas sendok dalam genggaman tangannya. Dita melihat ekspresi kesal terlukis pada wajah Ayu. Gadis itu langsung membuka kata, “nggak usah heran! Tiap hari mereka juga begitu, kamu kan sering nginap di sini Yu. Masa lupa kelakuan Abangku? Mas Gara memang doyan main cinta.” Ujarnya santai sambil mencomot lauk dari atas piring lalu mengunyah dalam mulutnya. Ayu tidak menimpali ucapan Dita, Anggara selama menjalin hubungan gelap dengannya memang lebih sering bahkan hampir setiap hari meminta dilayani olehnya. Ayu tidak mungkin membahas itu di depan Dita, tentang Anggara yang suka berganti gadis Ayu juga sudah tahu dari kemarahan Andini saat Ayu sedang berada di kediaman Anggara. Ayu tidak melanjutkan makan malamnya, tenggoroka

