Senin (23.39), 19 April 2021 ------------------------ Fachmi memalingkan wajah dari sendok yang diulurkan Carissa ke depan bibirnya, membuat Carissa menghela napas entah untuk yang keberapa kali. “Mas, makan dulu walau cuma sedikit.” Fachmi menggeleng. “Tidak enak.” “Namanya juga masih sakit. Tapi tetap harus dipaksa makan.” “Pahit, Sayang.” Fachmi menatap memohon pada Carissa. Carissa merengut. Dia yakin bukan makanannya yang pahit. Fachmi saja yang manja. Sebenarnya Mama Rena sudah memperingatkan Carissa tentang hal ini. Fachmi jadi semanja anak kecil saat sedang sakit. “Ya sudah. Kalau Mas tidak mau makan, aku pulang saja.” Carissa meletakkan makanan di nakas lalu bersiap berdiri namun urung karena Fachmi buru-buru mencekal lengannya. “Kok ngambek sih?” “Mas seperti anak ke

