Dua Belas

1897 Kata

Sabtu (15.28), 17 April 2021 ------------------------ Carissa melirik Fachmi yang tengah mengemudi di sampingnya dengan cemas. Padahal baru kemarin dia kesakitan dan sekarang sudah berniat masuk kantor. Akhirnya tidak ada yang bisa Carissa lakukan selain turut ke kantor dan menyelesaikan prakteknya yang tinggal dua minggu. “Seharusnya kau tidak perlu repot-repot ke kantor, Sayang. Mas pasti akan menyuruh pembimbingmu memberi nilai bagus.” Carissa mendengus. “Itu curang namanya.” Fachmi terkekeh namun tidak menanggapi karena mobilnya sudah memasuki area kantor. Tiba di tempat parkir khusus yang memang disediakan untuknya, ia mematikan mesin mobil. Saat Carissa hendak membuka pintu mobil, mendadak Fachmi memegang lengan gadis itu lalu tanpa peringatan menanamkan kecupan lembut di pipi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN