Senin (22.05), 19 April 2021 ----------------------- Carissa duduk termenung sambil bersandar di bingkai jendela dalam kamar Githa. Pandangannya mengarah pada tetes-tetes hujan yang menghantam kaca jendela. Kira-kira sedang apa Fachmi sekarang? Apa lelaki itu memikirkan Carissa? Atau mungkin dia bersorak senang Carissa pergi dan langsung membawa salah satu kekasihnya ke apartemen mereka? Bibir Carissa membentuk garis tipis memikirkan hal itu. Dasaar Om tua m***m. Awas saja jika benar demikian. Carissa pasti akan memotong-motong ‘anu’nya lalu ia campurkan ke dalam sup. Enak saja dia sudah merebut kepolosan Carissa, tapi masih bisa bersenang-senang dengan wanita lain. Pokoknya Carissa tidak akan membiarkan si tua m***m itu menebar benih lagi. Lalu kening Carissa berkerut. Kenapa mendada

