Ara membawa nampan berisi minuman dan makanan ringan menuju ruang tamu rumah Alan, disana Alan dan Edgar sedang berbincang-bincang. Ia letakkan dimeja dan mempersilahkan Edgar meminumnya sedangkan ia kembali masuk ke dalam, sepertinya pembicaraan mereka seru dan ia tak ingin menganggu. Ia masuk dalam kamarnya dan berbaring. Ara heran bagaimana Edgar bisa berbicara nyambung dengan Alan karena bidang pekerjaan mereka berbeda, Alan di bidang pertambangan sedang Edgar di bidang perhotelan. Hal itu membuatnya semakin kagum pada sosok Edgar, padahal sifat Alan itu seperti dirinya yang tidak mudah akrab dengan orang yang baru dikenal tapi dengan Edgar obrolan Alan terlihat asyik dan seperti tak ada habisnya. Ara kemudian beranjak dari berbaringnya dan menuju kamar mandi karena hari sudah beranj

