Part 23

1923 Kata

Edgar bingung dan heran dengan dirinya sendiri kenapa setiap saat ingin bertemu dengan Ara, padahal kemarin ia sudah makan siang dan makan malam bersama Ara, ia seperti ABG labil yang baru mengalami cinta monyet. "Ya ampun....aku kenapa?" gumamnya pelan, ia sandarkan tubuhnya di kursi kerjanya dan memejamkan mata dan bayangan tawa Ara berkelebat berkali kali. "Ya Tuhan Ara...., kenapa kamu selalu menganggu aku, aku tidak bisa bekerja dengan benar," gumamnya lagi. Edgar melemparkan berkas di tangannya ke meja, ia kemudian berdiri dari duduknya dan berniat berkeliling area hotelnya untuk mengalihkan fikirannya dari Ara sekaligus sidak. Ia keluar dari ruangannya dan melihat seorang office girl sedang membersihkan dinding kaca tak jauh dari ruangannya. "Ara??" Edgar melangkah cepat mendekat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN