Lucy tersentak, apa mungkin dirinya yang salah paham? Wanita itu kembali dingin. "Bisakah kau jelaskan siapa pembunuh orangtuaku? Bukankah orang itu kau?" Hans tertegun, ia mengeraskan rahangnya, ingin sekali rasanya ia membalas perkataan wanita itu untuk membela diri namun ia hanya menggeram tidak bisa menjawab pertanyaan itu. "Dan bagaimana hubunganmu dengan Tiffany dulu?" Tanya Lucy dengan nada membentak. Hans mengerutkan keningnya ia pun dibuat naik darah karena wanita yang ada di depannya. "Apa yang kau bicarakan?! Kau cemburu dengan masa lalu?!" Airmata Lucy lolos menuruni pipinya. "Kau berhubungan tubuh dengannya di hadapanku, Hans! Jangan bilang kau lupa! Kau berhubungan di ruang tamu! Mengabaikanku yang menatap kalian saling melakukan hal menjijikan! Dua hari setelah kau pergi

