Berbagai bunga mawar tertanam indah menghiasi taman ditemani bunga Lily, Lisianthus, Hydrangea, dan lainnya. Setiap hari wanita itu menikmati pemandangan indah yang disuguhi tamannya, menikmati teh sambil mengobrol dengan suaminya tanpa adanya gangguan. Sebuah pikiran terlintas di kepala cantiknya segera ia membagi pemikiran itu pada suaminya. "Hans, apa kau tidak khawatir dengan Nick?" Tanya wanita itu dengan raut khawatir tanpa menunggu respon suaminya ia kembali melanjutkan, "maksudku kau tahu Raymond, bukan?" Pria itu meminum kopinya meski umurnya tidak terbilang muda ketampanannya masih bertahan. "Mereka sudah dewasa, Lucy. Lagipula anakku Stacy yang mencintai orangtuanya tidak akan membiarkan kakaknya seperti itu." Lucy menghela napas. "Dan aku khawatir dengan Stacy, dia sama seka
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


