"Rayzer, ikut denganku." Aku hanya bisa mengangguk setelah rapat itu selesai, Felica membawaku pergi ke ruang kerjanya tanpa ingin diikuti oleh siapa pun. Punggung kecil itu terlihat begitu kuat, tetapi aku tahu ia menahannya selama ini. Menahan segala rasa sakit yang selama ini ia terima, aku melihatnya sedikit bergetar. Pintu besar itu ku tutup rapat-rapat, para SG pun sepertinya memilih untuk berjaga di luar bersama klan Saga. Entah apa yang akan dibicarakan Felica, aku yakin wanita itu akan menangis seperti biasa. "Rayzer, apa semua ini sudah benar?" Seperti yang aku duga, ia akan kembali menyalahkan dirinya sendiri setelah mengambil keputusan. Aku memilih duduk di sofa dan membiarkan dirinya mendekatiku. "Kau sudah benar melakukannya, Nona Felica." Aku menjawab sambil membiarka

