EXTRA PART AYA 2. 19

928 Kata

Al menjauh dari jendela, ia melepas pakaian, lalu mengganti dengan pakaian rumah, celana pendek, dan kaos oblong. Dibaringkan tubuh di atas kasur. Dipejamkan mata, ia merasa mengantuk, karena selama ibunya di rumah sakit, ia kurang nyenyak tidur. Ingatan akan ibunya, membuat Al membuka mata, ia belum menelpon ibunya, untuk memberi kabar, kalau mereka sudah sampai di Banjarbaru. Al bangun dari berbaring, lalu mengambil ponselnya. Ditelpon ibunya. "Assalamualaikum, Bu." "Waalaikum salam, sudah sampai di Banjarbaru?" "Alhamdulillah, sudah, Bu." "Pasti Rahmi sangat bahagia ya." Suara bergetar ibunya membuat Al memejamkan mata. Ia bisa merasakan kesedihan, Al yakin, ibunya sedang menahan tangis, atau bahkan sedang menangis untuk saat ini. "Iya, Bu." "Dia berada di tangan yang benar, da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN