Daren menoleh, begitupun Sean yang terdiam melihat siapa yang berdiri disana. Wajah Nay pucat hampir menangis mendapat tatapan marah dari omnya yang barusan memergoki dia dicium oleh Daren. “Om Aksa …,” panggilnya lirih dengan suara parau. “Apa-apaan kamu, Nay?!” ucap Aksa, suami Dokter Sifa yang juga merupakan kakak dari mama Nay itu menggeram marah. Aksa Pradipta, Daren yang langsung mengenalinya segera berdiri dari duduknya. Bersamaan dengan itu Dokter Sifa juga menyusul masuk bersama Jeje. Sebelum kemarahan suaminya meledak, Dokter Sifa buru-buru menengahinya. “Sa … apapun masalahnya, please kita bicarakan baik-baik di atas! Nay bukan anak kecil lagi. Jangan sampai mempermalukan dia disini!” ucapnya mengingatkan suaminya. Asal tahu, Aksa itu dikenal sebagai yang paling sabar dan t

