Hoek ... hoek Kiran membungkuk di atas wastafel kamar mandi yang berada di dalam kamar tidurnya. Perutnya seolah diaduk-aduk tidak karuan rasanya. Padahal tak sengaja pun Kiran membayangkan rupa bentuk chicken soup buatan Elang. Sialnya kondisi fisik dan pikiran sedang tidak baik-baik saja hingga Kiran terpaksa harus memuntahkan seluruh isi dalam perutnya. Elang yang mengikuti istrinya karena khawatir, kini sudah berdiri di belakang tubuh Kiran. Memijit tengkuk istrinya juga menyingkirkan rambut yang berjatuhan karena Kiran tidak mengikatnya tadi. Setelah dirasa isi perutnya telah kosong, Kiran basuh mulutnya. Menegakkan kembali badannya. Terasa lemas sekali. "Sudah?" Elang bertanya. Kiran hanya mengangguk. Terlalu lemas hanya untuk menjawab. Berjalan dengan dibantu oleh Elang menuju

