52. Semakin Romantis

1245 Kata

Sementara itu, Damian terus melangkah hingga mereka sampai di area taman belakang gedung fakultas ekonomi yang lebih sepi. Begitu merasa sudah cukup jauh dari kerumunan mahasiswa, Damian menghentikan langkahnya dan berbalik. Wajah tegas pria itu kini melembut. Dia menatap Evelyn dengan tatapan yang sulit diartikan. "Kamu tidak apa-apa, Evelyn?" tanya Damian pelan. Matanya langsung tertuju pada tangan kanan Evelyn yang terbalut gips, lalu beralih ke wajah kesal gadis itu. Evelyn memaksakan senyum, meski di dalam hati merasa kesal karena perdebatannya dengan Conny barusan. "Saya baik-baik saja, Pak. Terima kasih sudah membantu, karena tadi saya hampir kehilangan kesabaran saat berhadapan dengan Conny," ujar Evelyn setelah menarik napas panjang. "Saya sudah bisa menebaknya. Ngomong-ng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN