19. Rencana Gerson

1062 Kata

Begitu sampai di area parkir fakultas, Evelyn tak segera turun. Dia mengambil cermin yang ada di laci dasboard-nya, dan mulai merias ulang wajahnya. Setelah memastikan riasannya sempurna, barulah Evelyn turun dari mobil. Tas ransel berwarna hitam telah dia gendong di pundak, sementara layar ponselnya menampilkan artikel mengenai sebuah brand kedai kopi lokal yang berhasil bersaing dengan brand kedai kopi yang berasal dari negara Paman Sam. Karena terlalu fokus pada layar ponselnya, Evelyn sampai tak menyadari jika menabrak sesuatu sampai terjengkang, bahkan ponsel yang ada di tangan Evelyn sampai terpental. "Aduh! Kok bisa nabrak, sih? Perasaan nggak ada dinding di sini, deh," gumam Evelyn sembari mengusap pinggulnya yang menghantam lantai. "Memang nggak ada dinding di sini. Lo aja ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN