"Auuu! Pusing!" Evelyn memekik ketika membuka matanya, membuat Damian yang sedang tertidur dalam posisi menelungkup terbangun. "Evelyn. Apa kepalamu pusing?" tanya Damian dengan nada khawatir. Tadinya Evelyn ingin kembali memejamkan mata, tapi suara Damian yang terdengar semakin khawatir membuat gadis itu memaksakan diri untuk membuka matanya. "Silau," keluh Evelyn tak lama kemudian. "Evelyn." Damian memanggil sekali lagi, dan kali ini atensi Evelyn sepenuhnya tertuju kepada dirinya. "Pak Damian ... kita di mana?" tanya Evelyn dengan suara lemah. "Di rumah sakit, syukurlah reaksi alergi kamu sudah berkurang, dokter bilang kamu harus diinfus semalaman agar reaksi alergi kamu menghilang total," jawab Damian yang direspon anggukan kepala oleh Evelyn. Tak lama Evelyn merasa tenggorok

