"It ... itukan dulu! Sekarang saya sudah tobat!" ketus Diva yang memundurkan wajah meski hanya seadanya karena terhalang sofa. "Yasudah, kalau begitu mulai sekarang saya yang akan goda kamu," sahut pria itu dengan senyum cerah di wajahnya. Diva mendadak jadi bodoh karena senyuman itu malah mengalihkan akal sehatnya. Baru pertamakali ia melihat senyum manis pria itu yang kini jelas ditujukan pada dirinya. "Anda nggak salah minum obat kan?" tanya wanita itu heran. Abbas menggeleng dan tanpa aba-aba menarik tubuh Diva sehingga kini ia duduk di atas pangkuan sang duda yang lagi-lagi menyeringai lebar. Diva menganga tak percaya saat Abbas menyandarkan tubuhnya dengan santai ke sandaran sofa tanpa melepaskan dirinya. "Kamu sudah putuskan dengan tunangan kamu itu?" tanya Abbas dengan serius

