Twenty Five - (Cita-cita)

1004 Kata

Diva duduk di pantry sembari mengunyah salad yang sudah tinggal setengah di dalam mangkuk kaca itu. Pikirannya melayang dengan berbagai macam spekulasi bermunculan di kepala. Ia menghela napas sebelum membaca sekali lagi sebuah pesan yang dikirim oleh teman lamanya itu. Jelas, Diva tahu bahwa Uly pasti sudah tahu skandal dirinya dengan mertua wanita itu. Entah bagaimana cara Diva menghadapi Uly yang malah mengundangnya untuk makan malam di rumah mereka malam ini lewat pesan itu. Tentu saja Diva ingin mengabaikan pesan wanita itu dan menganggap tidak pernah membacanya. Tapi isteri si berondong itu malah seolah tak habis akal dan mengirim video Bara yang mengatakan menunggu kedatangan Diva dengan bahasa cadelnya itu. "Kenapa kamu melamun di siang bolong seperti ini?" tegur Jeremy yang dat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN