Twenty Two - Hurt

1050 Kata

Suasana tegang masih menyelimuti ketiga orang itu yang mana kini Diva lah sebagai target utama dalam pemeriksaan ini. "Jadi, Abbas adalah teman kampusmu dulu? Tapi seingat Papa dia sudah menikah saat kamu kuliah waktu itu," ujar sang papa yang jelas sedang menyindirnya itu. "Darimana papa mengira bahwa pria itu adalah Abbas Angkasa?" tanya Diva yang masih berusaha mencari jalan untuk menutupi kebenaran. Jeremy mendengkus sebelum kembali bersuara. "Papa rasa kamu juga punya handphone yang bisa digunakan untuk membaca berita yang saat ini beredar luas," sahutnya santai. Diva jelas mengerutkan dahi bingung, pasalnya terakhir kali ia membaca gosip itu, identitas sang pria tidak diketahui karena memang gambar yang diambil tak begitu jelas. Tapi, pergerakan berita saat ini sangat cepat sehin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN