Senyum Beby terbit saat ia berhasil menemukan satu sendalnya. Di jarak beberapa meter ke depan, ia kembali menemukan sandal satunya. Artinya sebentar lagi ia akan sampai ke mobil. beberapa kali Beby terjatuh akibat tersandung akar pohon dan rumput liar yang menjalar melintang, menghalangi langkahnya. Ia kembali bangkit dan terus berjalan. Sampai akhirnya ia menemukan kembali mobil yang menabrak pohon. Beby membuka pintu mobil, meraih tasnya. Satu-satunya harta paling berharga yang ingin ia ambil adalah ponsel. Benda itu akan bisa dia gunakan untuk menghubungi siapa pun untuk minta bantuan. Beby segera membuka kontak. Mencari nama untuk minta bantuan. Nama Roland pertama kali muncul di daftar panggilan. Hampir saja ia menghubungi nomer itu, namun urung. Bisa- bisanya ia sampai

