Satu Atap

1605 Kata

Setibanya di rumah, Beby menemui Viola di ruangan keluarga. Ibu muda itu tampak sedang berolah raga, berlari di tempat, di atas kinetic treadmill. Roland menemaninya. “Ma!” panggil Beby membuat Viola menoleh ke sumber suara. “Hei, halo sayang!” Viola tersenyum. Jarinya mematikan mesin, lalu turun dan mengelap wajahnya yang berkeringat dengan sehelai handuk kecil. “Kau bersama dengan Roland? Mama bahagia melihat situasi ini.” Viola terharu melihat pemandangan di depan mata. Beby datang bersama dengan Roland, keduanya berdiri bersisian layaknya sepasang suami istri normal lainnya. Roland hanya melirik Beby sekilas, tanpa berkomentar. “Hm.. Lihatlah mama seperti anak muda saja. Masih ingin membentuk tubuh supaya ideal.” Beby geleng-geleng kepala. “Tidak ada yang salah bukan?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN