Episode 54 : Membunuh Masa Lalu

1826 Kata

Emil tak hentinya tertawa, sungguh potret yang teramat mirip dengan Willy karena Willy juga akan sulit menghentikan tawanya layaknya apa yang terjadi pada Emil kini, jika sudah merasa lucu pada suatu hal. “Ferro, Ferro. Kode keras ini. Andai di sini ada Dita, sudah Mas suruh kalian buat cepat-cepat nyusul. Punya yang selucu ini memang kamu enggak mau? Ya Alloh, Masya Alloh banget, kan? Willy sama Diana saja enggak Mas bolehin buat nunda,” ucap Emil yang kemudian memberikan Abimanyu pada Willy karena bocah itu ingin bersama Willy. Orang tua Dita hanya mesem meski salah satu tangan Dewi juga sampai mengelus punggung Ferro. Dewi memperhatikan Ferro bak anaknya sendiri agar pria yang ia yakini mencintai Dita itu lebih sabar dalam menunggu hadirnya momongan. Lain halnya dengan Rossa yang sela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN