62. Hari Terakhir Sang Pengantin Cadangan [END]

2731 Kata

Selesai dengan kegiatan panas kami yang super gila aku hampir terlelap begitu saja di atas Argio. Untungnya dengan sisa-sisa tenaga yang kupunya, tubuhku masih bisa diajak kerja sama saat Argio mengangkatku ke kamar mandi untuk membersihkanku. Aku tidak mungkin tidur dalam keadaan kotor oleh sisa-sisa cairan kami. Tapi aku tidak terlalu ingat prosesnya karena kantuk ini benar-benar begitu hebat. Beberapa kali rasanya aku sudah benar-benar terjatuh dalam lelap. “Terima kasih sayang untuk hari ini,” bisik Argio lembut. Aku sudah benar-benar terpejam saat Argio melanjutkan lagi, “Aku cinta kamu, Larasati Silvia Putri.” “Lovssaiakj—“ gumamku tidak jelas. Aku berusaha membalas ucapan Argio tetapi kepalaku benar-benar sudah terasa berat karena kantuk yang hebat. Argio terkikik geli. Lalu ia

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN