Ketakutan Bian-2

724 Kata

Randy tersenyum puas sambil menyerahkan kartu. "Begitu lebih adil. Jangan pernah meremehkan harga jerih payahmu, Nad." Staf kasir segera memproses transaksi. Total tagihan memang hampir dua juta rupiah, jumlah yang sepadan dengan pengalaman mewah yang baru saja mereka nikmati berenam. Setelah urusan selesai, mereka semua kembali berdiri di depan pintu masuk resto. Nadira menyalami satu per satu dengan hangat. "Kalau nanti ke Bali, jangan lupa mampir lagi, ya," katanya sambil menatap mereka semua. "Saya akan siapkan menu baru untuk kalian." Rheta menjawab cepat, "Tentu saja! Saya bahkan mau ajak teman - teman lain juga. Rasanya sayang kalau resto seenak ini nggak dikenal lebih banyak orang." Vina menambahkan, "Saya juga. Pasti saya datang lagi. Jarang ada resto dengan konsep seperti in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN