Bian kembali ke kamar nya dengan tubuh agak ringan setelah sarapan. Di lemari sudah ada laundry an seragamnya yang selesai dicuci dan disetrika. Ia mengeluarkannya dari plastik, merapikan lipatan, lalu meletakkan kemeja diatas tempat tidur karena akan dipasang pin wing dan tanda pangkat, setelah itu ia gantungkan lagi dilemari, seragam itu siap dipakai siang ini untuk penerbangan pulang ke Jakarta, itu ritual kecil yang membuatnya merasa tenang sebelum terbang. Baru saja menutup lemari, ponselnya bergetar di kasur. Nama Clarissa muncul di layar. Bian menarik napas singkat, lalu menggeser tombol jawab. "Halo, sayang," suara Clarissa ceria menyapanya duluan.. "Halo " balas Bian sambil duduk dipinggir ranjangnya. "Kamu lagi apa, a'? Sudah sarapan?" "Udah, dong, baru aja masuk kamar

